Kekerasan Terhadap Anak dan Remaja di Indonesia

Konsep dan Definisi
Grafik
Konsep dan Definisi

Prevalensi kekerasan fisik berdasarkan jenis kelamin, karakteristik wilayah oleh kelompok usia 13-17 tahun dan 18-24 tahun. Kekerasan fisik dapat dilakukan oleh: (i) pasangan; (ii) orangtua atau kerabat dewasa lainnya; (iii) orang-orang dilingkungan masyarakat; (iv) orang seumuran atau sebaya

 

Kekerasan fisik dibedakan menjadi 3 jenis yaitu: (i) ditonjok/ditendang/dicambuk/dipukul; (ii) dicekik/dibekap/ditenggelamkan/dibakar; (iii) diserang/diancam dengan pisau atau senjata lain.

 

Prevalensi kekerasan emosional yang dialami oleh anak dan remaja di Indonesia. Kekerasan emosional meliputi kekerasan emosional yang dilakukan oleh orang dewasa, teman sebaya/seumuran (perundungan sebaya), dan kekerasan emosional melalui media daring (cyberbulling). 

 

Kekerasan seksual adalah setiap tindakan seksual tanpa kehendak seseorang. Prevalensi kekerasan seksual dibedakan oleh kekerasan seksual kontak dan non kontak. Pada kekerasan seksual kontak terdiri dari: (i) sentuhan secara seksual tanpa ijin tetapi tidak memaksa berhubungan seksual; (ii) percobaan berhubungan seksual tetapi tidak berhasil; (iii) dipaksa untuk berhubungan seksual; (iv) hubungan seksual dengan pemaksaan dengan menggunakan pengaruh, dan atau kekuasaan. Sementara itu, kekerasan seksual non-kontak terdiri dari: (i) dipaksa menyaksikan kegiatan atau kekerasan seksual walaupun tidak terlibat didalamnya; (ii) dipaksa terlibat dalam gambar/foto, atau video kegiatan seksual atau kekerasan seksual; dan (iii) diminta mengirimkan teks, gambar/foto, atau video tentang kegiatan seksual yang ada keterlibatan korban didalamnya

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Grafik

NoJudul GrafikSumber
1Prevalensi Kekerasan Fisik yang Dilaporkan terjadi Pada Kelompok Umur 13-17 tahun berdasarkan karakteristik Wilayah SNPHAR 2018
2Prevalensi Kekerasan Fisik yang Dilaporkan terjadi Pada Kelompok Umur 18-24 tahun berdasarkan karakteristik Wilayah SNPHAR 2018
3Jenis-jenis Kekerasan Fisik yang Dilaporkan terjadi Pada Kelompok Umur 13-17 tahunSNPHAR 2018
4Jenis-jenis Kekerasan Fisik yang Dilaporkan terjadi Pada Kelompok Umur 18-24 tahunSNPHAR 2018
5Prevalensi Kekerasan Emosional yang Dilaporkan terjadi Pada Kelompok Umur 13-17 tahun berdasarkan karakteristik Wilayah SNPHAR 2018
6Prevalensi Kekerasan Emosional yang Dilaporkan terjadi Pada Kelompok Umur 18-24 tahun berdasarkan karakteristik Wilayah SNPHAR 2018
7Jenis-Jenis Kekerasan Emosional yang Dilaporkan terjadi Pada Kelompok Umur 18-24 tahun SNPHAR 2018
8Prevalensi Kekerasan Seksual Kontak yang Dilaporkan terjadi Pada Kelompok Umur 13-17 tahun berdasarkan karakteristik Wilayah SNPHAR 2018
9Prevalensi Kekerasan Seksual Kontak yang Dilaporkan terjadi Pada Kelompok Umur 18-24 tahun berdasarkan karakteristik Wilayah SNPHAR 2018
10Prevalensi Kekerasan Seksual Non Kontak yang Dilaporkan terjadi Pada Kelompok Umur 13-17 tahun berdasarkan karakteristik Wilayah SNPHAR 2018
11Prevalensi Kekerasan Seksual Non Kontak yang Dilaporkan terjadi Pada Kelompok Umur 18-24 tahun berdasarkan karakteristik Wilayah SNPHAR 2018
12Jenis-Jenis Kekerasan Seksual Kontak yang Dilaporkan terjadi Pada Kelompok Umur 13-17 tahun SNPHAR 2018
13Prevalensi Kekerasan Seksual (Non Kontak dan Kontak) yang Dilaporkan terjadi Pada Kelompok Umur 18-24 tahun SNPHAR 2018
14Prevalensi Tiap-tiap Jenis Kekerasan dan Tumpang Tindihnya yang dilaporkan pada kelompok usia 13-17 tahun di Sepanjang Hidupnya, SNPHAR 2018 SNPHAR 2018
15Prevalensi Tiap-tiap Jenis Kekerasan dan Tumpang Tindihnya yang dilaporkan pada kelompok usia 13-17 tahun dalam 12 Bulan terakhir, SNPHAR 2018 SNPHAR 2018
16Prevalensi Tiap-tiap Jenis Kekerasan dan Tumpang Tindihnya yang dilaporkan pada kelompok usia 18-24 tahun sebelum usia 18 tahun, SNPHAR 2018 SNPHAR 2018