Anak yang dieksploitasi Secara Ekonomi dan/atau seksual

Konsep Teknis
Statistik Program
Statistik Sektoral
Konsep Teknis

Sumber : Buku Terminologi Perlindungan Anak dari Situasi Eksploitasi Seksual dan Ekonomi 

 

Eksploitasi seksual terhadap anak didefinisikan sebagai berikut:

  1. Bujukan atau paksaan kepada anak untuk terlibat dalam aktivitas seksual yang melanggar hukum;
  2. Penggunaan anak secara eksploitatif dalam pelacuran atau praktik seksual yang melanggar hukum lainnya;
  3. Penggunaan anak secara eksploitatif dalam pertunjukan dan materi pornografi.

 

Prostitusi/Pelacuran Anak

  • Pada konteks Hukum dimana istilah prostitusi/pelacuran anak masih digunakan, terminologi ini masih dapat digunakan untuk menjelaskan praktik eksploitasi seksual terhadap anak. Namun, pada konteks non-hukum, buku ini merekomendasikan penggunaan istilah “eksploitasi anak dalam/untuk prostitusi” untuk menjelaskan praktik ekspolitasi seksual ini untuk memberikan penekanan bahwa anak tersebut tidak mendapatkan stigma maupun pengesahan terhadap praktik-praktik tersebut.
  • Eksploitasi anak dalam/untuk prostitusi didefinisikan sebagai tindakan seorang anak yang melakukan sebuah aktivitas seksual untuk mendapatkan upah (sebuah janji) sesuatu yang bernilai (uang, benda, tempat tinggal, makanan, obat-obatan, dsb).  

Eksploitasi Seksual Anak Online

  • didefinisikan sebagai kejahatan yang ditujukan kepada anak-anak dengan memanfaatkan informasi dan teknologi sebagai media untuk mengkomunikasikan, mempertunjukkan, mempertontonkan, atau pendistribusikan material pornografi anak atau aktivitas seksual anak. Anak-anak dijadikan objek kekerasan
    seksual dan menjadi objek seks komersial.
  • Eksploitasi seksual anak online ini tidak sebatas pada pendistribusian atau mempertontonkan anak sebagai objek seks dan objek komersial, termasuk juga memiliki gambar-gambar porno, suara anak yang direkam yang mengandung konten erotisme, dan segala sesuatu yang mengandung konten seksual anak yang disimpan di dalam komputer karena memilki potensi untuk disebarluaskan.

Eksploitasi ekonomi terhadap anak sebagai upaya mengambil keuntungan dari orang lain atau memperoleh keuntungan untuk diri sendiri melalui produksi, distribusi, dan konsumsi barang dan jasa dengan cara
mencakup situasi manipulasi, penyalahgunaan, pelecehan, viktimisasi, penindasan, atau perlakuan buruk terhadap anak.

 

Pekerja Anak adalah anak yang melakukan pekerjaan yang memiliki sifat dan intensitas yang dapat mengganggu pendidikan, kegiatan bermain dan waktu istirahat, membahayakan keselamatan dan kesehatan, serta menghambat tumbuh kembangnya dengan indikator pekerja anak berupa anak bekerja setiap hari, anak tereksploitasi baik fisik maupun psikis, anak bekerja pada waktu yang panjang dan waktu sekolah terganggu atau bahkan tidak sekolah 

Statistik Program

TahunDeskripsiSumber Arsip
2018Jumlah Kasus Eksploitasi Terhadap Anak Menurut Wilayah, Tahun 2016-2018Simfoni PPA, Kemen PPPAJumlah-Kasus-Eksploitasi-Terhadap-Anak-Menurut-Laporan-P2TP2A
2018Jumlah Kasus Eksploitasi Terhadap Anak Menurut Laporan P2TP2A, Tahun 2016-2018Simfoni PPA, Kemen PPPAJumlah-Kasus-Eksploitasi-Terhadap-Anak-Menurut-Wilayah

Statistik Sektoral

TahunDeskripsiSumber Arsip
2017Persentase anak usia 10-17 tahun yang bekerja menurut provinsi, 2017Buku Profil Anak Indonesia 2018Persentase-Anak-Usia-10-17-tahun-Yang-bekerja-Tahun-2017