Anak Korban Perlakuan Salah dan Penelantaran

Konsep Teknis
Statistik Program
Statistik Sektoral
Konsep Teknis

Balita Terlantar adalah anak berusia 0-4 tahun yang karena suatu sebab, orangtuanya melalaikan kewajibannya sehingga tidak dapat terpenuhi kebutuhan secara wajar, baik secara jasmani, rohani maupun sosial.

 

Anak Terlantar adalah anak yang tidak terpenuhi kebutuhannya secara wajar, baik fisik, mental spiritual, maupun sosial

 

Balita terlantar adalah anak berumur 0-4 tahun yang karena suatu sebab, orangtuanya melalaikan kewajibannya sehingga tidak terpenuhi kebutuhannya dengan wajar, baik secara jasmani, rohani, maupun sosial. Kriteria keterlantaran pada balita antara lain: (1) tidak pernah diberi ASI; (2) tidak mempunyai bapak/ibu kandung lagi; (3) frekuensi mengkomsumsi makanan pokok <14 kali dalam seminggu; (4) frekuensi mengkonsumsi makanan protein nabati tinggi < 4 Kali atau makanan protein hewani <= 2 kali atau kombinasi keduannya dalam seminggu; (5) ibu balita yang bertanggung jawab pada balita tersebut bekerja selama seminggu terakhir; (6) bila balita sakit tidak diobati. Dan (7) balita dititipkan/diasuhkan oleh orang lain (tetangga, lainnya atau ditinggal sendiri) selama seminggu terakhir.

Jika memenuhi 1 (satu) kriteria dianggap tidak terlantar, memenuhi 2 (dua) kriteria dianggap hamper terlantar, dan memenuhi 3 (tiga) kriteria atau lebih dianggap terlantar. (BPS dalam Buku Profil Anak Tahun 2016)

 

Kriteria keterlantaran pada anak-anak (usia 5-17 tahun) antara lain:

  • Tidak/belum pernah sekolah atau tidak sekolah lagi dan tidak tamat Pendidikan dasar
  • Frekuensi mengkomsumsi makanan pokok kurang dari 14 kali dalam seminggu
  • Frekuensi mengkomsumsi makanan protein nabati tinggi <4 kali atau makanan protein hewani tinggi <= 2 kali atau kombinasi keduannya dalam seminggu
  • Memiliki pakaian layak pakai < 4 stel
  • Tidak mempunyai tempat tetap untuk tidur
  • Bila sakit tidak diobati
  • Yatim piatu atau tidak tinggal dalam satu rumah dengan bapak sekandung
  • Bekerja/membantu memperoleh penghasilan

Disebut anak terlantar jika memenuhi 3 (tiga) kriteria atau lebih, hamper terlantar jika memenuhi 2 (dua) kriteria, dan tidak terlantar jika memenuhi 1 (satu) kriteria. (BPS dalam Buku Profil Anak Tahun 2016)

Statistik Program

NoDeskripsiSumber Arsip
1Jumlah Kasus Penelantaran Anak Menurut Laporan Dinas PPPA, Tahun 2016-2018Simfoni, PPAJumlah Kasus Penelantaran Anak Menurut Laporan Dinas PPPA, Tahun 2016-2018
2Jumlah Kasus Penelantaran Anak Menurut P2TP2A/UPTD PPA, Tahun 2016-2018Simfoni, PPAJumlah Kasus Penelantaran Anak Menurut P2TP2A/UPTD PPA, Tahun 2016-2018
3Jumlah Kasus Penelantaran Anak Menurut Wilayah, Tahun 2016-2018 Simfoni, PPAJumlah Kasus Penelantaran Anak Menurut Wilayah, Tahun 2016-2018

Statistik Sektoral

TahunDeskripsiSumber Arsip
2015Persentara Balita (0-4) tahun menurut Wilayah, Kategori Keterlantaran, dan Wilayah tahun 2015Buku Profil Anak Indonesia Tahun 2016Persentase Balita (0-4) tahun menurut Provinsi, kategori dan Ketelantaran dan wilayah
2015Persentase Anak Terlantar Menurut Provinsi dan Kelompok Usia Sekolah Tahun 2015Buku Profil Anak Indonesia Tahun 2016Persentase Anak Terlantar Menurut Provinsi dan kelompok Usia Sekolah Tahun 2015
2015Persentase Anak (5-17 tahun ) menurut Provinsi, Kategori Ketelantaran, dan Jenis Kelamin, Tahun 2015Buku Profil Anak Indonesia Tahun 2016Persentase Anak (5-17) Tahun menurut Provinsi, Kategori Ketelantaran, dan Jenis Kelamin, Tahun 2015